
BERDASARKAN LOKASI KABUPATEN, KECAMATAN DAN KAMPUNG
KABUPATEN WAY KANAN
No | KECAMATAN /DESA | Tema KKN | Uraian Kegiatan (Sub Tema) | Sasaran | Tujuan | Indikator Keberhasilan | Jumlah Mahasiswa | Fakultas/Jurusan Yang Terlibat | |
1 | KECAMATAN ………………. DESA 1.…………….. 2. ………….. 3……………… | PERIKANAN : Pengembangan Usaha Perikanan Secara Terpadu | Sosialisasi kebijakan pemerintah dalam pembangunan sektor perikanan · Penyuluhan tentang Renstra pembangunan perikanan nasional · Penyuluhan tentang rencana pembangunan perikanan di Kab. Way Kanan · Penyuluhan mengenai prospek usaha perikanan di Kab. Way Kanan · Sosialisasi UU perikanan dan penyusunan draf PERDA tentang usaha Perikanan | Petugas Penyuluh dan masyarakat | Masyarakat dapat memahami : · Rencana pembangunan sektor perikanan secara nasional · Rencana Pemda Way Kanan dalam pembangunan perikanan · Prospek usaha budidaya ikan di Way Kanan · Isi UU perikanan dan peraturan pemerintah daerah mengenai perikanan | · Petugas penyuluh lebih memahami fungsi dan peranannya · Masyarakat termotivasi untuk ikut berperan aktif dalam pengembangan sektor perikanan · Masyarakat mengetahui prospek usaha perikanan dan dapat menetapkan pilihan skala usaha | 11 mhs | Pertanian / Budidaya Perikanan = 3 mhs Pertanian / Teknik Pertanian = 1 mhs Pertanian/Teknologi Hasil Pertanian = 1 mhs Pertanian/Ilmu Tanah = 1 mhs Pertanian/Agribisnis = 1 mhs MIPA/ Matematika = 1 mhs FISIP/Ilmu komunikasi = 1 mhs FISIP/Ilmu Pemerintahan = 1 mhs Hukum/Hukum Admin. Negara = 1 mhs | |
Inventarisasi potensi perikanan budidaya di Kab. Way Kanan · Pendataan potensi luasan kolam dan jenis-jenis ikan yang dibudidayakan · Pendataan potensi produksi perikanan hasil budidaya · Pendataan jumlah pembudidaya ikan / rumah tangga perikanan (RTP) · Pemetaan lokasi kegiatan budidaya ikan berdasarkan analisis kesesuaian lahan · Analisis SWOT pengembangan usaha budidaya ikan | Masyarakat | Masyarakat dan Pemda dapat mengetahui: · Potensi luasan kolam budidaya · Potensi produksi ikan hasil budidaya · Jumlah pembudidaya ikan · Wilayah yang akan menjadi sentra budidaya · Peluang dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan usaha budidaya ikan | Tersedianya data-data tentang : · Potensi luasan kolam · Potensi produksi perikanan · Jumlah pembudidaya dan pelaku bisnis perikanan · Gambaran daerah-daerah yang akan menjadi sentra produksi ikan · Memahami hambatan dan peluang usaha perikanan | ||||||
Revitalisasi Balai benih Ikan (BBI) di Kab. Way kanan · Perbaikan sarana dan prasarana pembenihan ikan di BBI · Pelatihan manajemen dan enter preneur · Pengadaan induk-induk ikan unggul · Pembentukan kerjasama dan kemitraan BBI dan unit pembenihan rakyat (UPR) · Pembuatan pusat layanan teknologi budidaya ikan berbasis Internet | Balai Benih Ikan (BBI) | · Membenahi sarana dan prasarana BBI · Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan staf BBI · Menyediakan induk ikan varietas unggul · Membina kerjasama & kemitraan antara BBI dan UPR · Menyediakan pusat layanan informasi perikanan | · Balai benih ikan (BBI) memiliki fasilitas yang cukup dan dapat dikelola dengan baik · BBl dapat memproduksi benih ikan unggul secara kontinyu · Terjalin kerjasama antara BBI dan unit pembenihan rakyat (UPR) · Tersedianya pusat informasi perikanan | ||||||
Penerapan teknologi budidaya ikan air tawar intensif dan pengolahan ikan · Pelatihan pembenihan ikan air tawar secara intensif · Pelatihan aplikasi bakteri probiotik dalam kegiatan pembenihan ikan · Pelatihan pembuatan pakan ikan/pelet berbasis bahan baku lokal · Pelatihan budidaya ikan secara intensif · Pembuatan kolam percontohan · Pelatihan pembuatan produk ikan olahan | Pembudidaya Ikan | Masyarakat dapat menguasai : · Teknik pembenihan ikan secara intensif · Penggunaan probiotik dalam kegiatan pembenihan · Teknik pembuatan pakan ikan · Teknik budidaya ikan secara intensif · Pembuatan desain dan kostruksi kolam ikan · Proses pembuatan produk-produk olahan dari ikan | · Pembudidaya ikan dapat memproduksi benih ikan sendiri dgn aplikasi probiotik · Dapat memproduksi pakan ikan sendiri dari bahan baku lokal · Mendesain dan membuat kolam untuk kegiatan budidaya ikan · Membuat berbagai macam produk ikan olahan | ||||||
Penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) · Pembentukan kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) · Pelatihan dinamika kelompok serta manajemen kepemimpinan pengurus POKDAKAN · Pelatihan perbaikan sistem administrasi POKDAKAN · Penyusunan rencana usaha kelompok | Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) | · Mendirikan beberapa POKDAKAN · Meningkatkan motivasi anggota POKDAKAN · Meningkatkan kemampuan pengurus POKDAKAN · Membenahi sistem administrasi POKDAKAN | · Terbentuknya kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) · Organisasi POKDAKAN lebih solid · Pengurus POKDAKAN mampu mengelola kelompok dengan benar · Sistem administrasi kelompok lebih lengkap dan rapi | ||||||
Peningkatan kapasitas permodalan kelompok : · Pelatihan mengenai analisis kelayakan usaha budidaya · Pelatihan mengenai strategi pemasaran produk perikanan · Pengenalan kepada lembaga keuangan untuk akses permodalan · Pembentukan Koperasi Perikanan · Pelatihan pengelolaan koperasi simpan pinjam | Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) | · Meningkatkan kemampuan anggota POKDAKAN dalam melakukan analisis usaha perikanan · Memberikan arahan dalam menyusun strategi pemasaran produk perikanan · Memperkenalkan lembaga keuangan untuk akses permodalan · Mendirikan koperasi yang beranggotakan pembudidaya ikan · Memperbaiki tata kelola koperasi | · Anggota POKDAKAN dapat melakukan analisa usaha · Anggota POKDAKAN memahami pemasaran ikan · Anggota POKDAKAN mengetahui cara mengajukan pinjaman untuk modal usaha · Terbentuknya koperasi perikanan yang mandiri | ||||||
2 | KECAMATAN…………. DESA 1. 2. 3. DST | KESEHATAN : Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat | Penyuluhan kepada masyarakat tentang : · Jenis penyakit yang paling mematikan · Jenis penyakit menular dan cara-cara antisipasinya · Pengenalan pola hidup yang sehat | Masyarakat | · Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis penyakit mematikan dan penyakit menular · Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat | · Masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan yang beresiko mengganggu kesehatannya | 9 mhs | Kedokteran =2 mhs Pertanian/Teknologi Hasil Pertanian = 1 mhs MIPA/Ilmu Komputer= 1 mhs MIPA/Biologi = 1 mhs MIPA/Matematika = 1 mhs MIPA/Kimia = 1 mhs FISIP/Ilmu komunikasi = 1 mhs FISIP/Ilmu Sosiologi = 1 mhs | |
Sosialisasi program keluarga berencana (KB) · Penyuluhan tentang pentingnya program KB bagi pembangunan nasional · Penyuluhan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi · Rekrutmen kader dan apseptor KB · Pembentukan pusat informasi program KB berbasis Internet | Ibu-ibu rumah tangga | · Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang program Keluarga Berencana (KB) · Masyarakat dapat memilih alat kontrasepsi yang sesuai · Terbentuknya jaringan kader-kader penggiat program KB · Menyediakan sumber layanan informasi yang lengkap mengenai program KB di Way Kanan | · Rencana kegiatan program KB tersusun dengan baik · Jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) meningkat · Jumlah kader penggerak program KB bertambah · Tersedianya pusat informasi tentang program KB berbasis teknologi informasi / internet | ||||||
Posyandu bagi Warga Lanjut Usia (Lansia) : · Pendataan warga Lansia · Rekrutmen Kader posyandu Lansia · Pelatihan para kader posyandu · Persiapan Launching · Launching dan Peresmian Posyandu Lansia | Warga Lansia | · Mengetahui jumlah warga Lansia · Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga tentang kesehatan lansia · Screening kesehatan Lansia · Tindak lanjut Lansia bermasalah kesehatan | · Tersedianya data tentang jumlah Lansia · Terbentuknya posyandu Lansia dan kader-kadernya · Kader posyandu mampu memberikan solusi terhadap masalah kesehatan para Lansia | ||||||
Berhenti Merokok melalui “Quit and Win Desa” · Pendataan warga perokok aktif · Penyuluhan bahaya merokok dan cara-cara untuk berhenti merokok · Persiapan Lomba quit and win · Perlombaan berhenti merokok · Evaluasi perlombaan | Warga Perokok | · Mendapat gambaran prevalensi perokok desa · Meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok · Pendampingan usaha berhenti merokok · Sebagai percontohan bagi warga perokok lain | · Tersedia data jumlah perokok · Masyarakat semakin paham bahaya merokok · Jumlah perokok aktif dapat berkurang dari sebelumnya | ||||||
Dokter Kecil di Sekolah Dasar (SD) · Pendataan Murid-murid SD · Persiapan Pelatihan Dokter kecil · Implementasi unit kesehatan sekolah (UKS) | Siswa-siswa SD | · Jumlah siswa di Sekolah Dasar · Meningkatkan pengetahuan Murid SD tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) · Menggalakkan kembali UKS | · Di setiap sekolah dasar ada Dokter Kecil · Dokter Kecil mempunyai keterampilan medis · UKS berjalan sebagaimana yang diharapkan | ||||||
Program Rumah Gizi di Desa · Pendataan Balita · Pengukuran status gizi balita · Pendataan sumber gizi desa · Pelatihan kader gizi · Pembentukan Rumah Gizi Desa | Ibu-ibu dan anak Balita | · Mendapat informasi status gizi balita · Mendapat informasi status gizi balita · Pemanfaatan sumber gizi desa · Peningkatan pengetahuan tentang penilaian status gizi · Screening balita gizi kurang | · Tersedia data jumlah Balita dan status gizi balita · Terbentuknya rumah gizi di desa-desa | ||||||
3 | KECAMATAN ……………. DESA 1. 2. 3. dst | HUKUM : Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat | Penyuluhan hukum: · Bidang pertanahan/Agraria : a. fungsi sosial dan ekonomi tanah b. hak-hak yang melekat pada tanah c. prosedur pembuatan sertifikat tanah · Hak-hak sipil dan politik : a. Hak dipilih dan memilih b. Hak terlibat dalam pemerintahan c. Tanggungjawab masyarakat dalam pelaksanaan PILKADA · Keamanan dan Ketertiban : a. Hak dan kewajiban warga untuk mendapatkan keamanan dan ketertiban b. Peran serta masyarakat dalam upaya menekan kriminalitas c. Sosialisasi tentang KUHP | Masyarakat | · Masyarakat memahami pentingnya aspek hukum /legal pada tanah yang dimiliki dan mengetahui cara pembuatan sertifikat tanah · Masyarakat mengetahui hak-hak politiknya dan tanggungjawabnya dalam hal berpolitik · Masyarakat mengetahui pentingnya keamanan serta bias berperan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungannya · Masyarakat tahu ancaman hukuman jika melakukan pelanggaran hukum | · Banyak masyarakat yang membuat sertifikat tanah · Tingkat partisipasi masyarakat dalam PEMILU/PILKADA meningkat · Program SISKAMLING kembali berjalan · Tingkat kriminalitas menurun drastis | 10 mhs | Hukum/Pidana = 2 mhs Hukum/Perdata = 2 mhs Hukum/Tata Negara = 1mhs FISIP/Ilmu Sosiologi = 1 mhs FISIP/Ilmu Komunikasi = 1 mhs FISIP/Ilmu Pemerintahan = 1 mhs Pertanian/AET Ilmu Tanah = 1 mhs MIPA/Ilmu Komputer = 1 mhs | |
Penguatan kesadaran hukum masyarakat dalam sektor publik: · Perpajakan : hak dan kewajiban warga negara dalam terkait pajak · Bidang pendidikan : hak dasar masyarakat dalam bidang pendidikan, kewajiban masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan, standar minimum dalam pendidikan · Bidang Kesehatan: hak dasar masyarakat dalam hal kesehatan, standar minimum pelayanan kesehatan · Administrasi kependudukan : pembuatan KTP, Akte Kelahiran,dll | Masyarakat | Masyarakat dapat memahami hak dan kewajiban dalam hal pelayanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan | · Banyak masyarakat yang melunasi pajak tepat waktu · Jumlah anak putus sekolah menurun · Masyarakat banyak yang membuat KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, dll | ||||||
Kesadaran terhadap hukum perdata keluarga: · Hukum perkawinan & perceraian : a. Syarat sahnya perkawinan dan perceraian b. Harta bersama dalam perkawinan c. Kedudukan pengadilan agama dalam hal perkawinan dan perceraian · Hak dan kewajiban yang timbul akibat perkawinan dan perceraian: a. Hak suami, istri, orang tua, dan anak b. Kewajiban suami, istri, orang tua, dan anak c. Kedudukan anak yang lahir diluar perkawinan d. Hukum waris dalam keluarga | Masyarakat | Masyarakat dapat memahami akibat yang ditimbulkan oleh adanya perkawinan atau perceraian | · Kasus perkawinan di luar nikah dan kasus perceraian berkurang · Tidak ada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) · Kasus sengketa warisan di masyarakat semakin menurun | ||||||
Pembuatan peraturan desa (PERDES) berbasis keunggulan dan kekhususan wilayah · Naskah akademik · Draf peraturan desa (PERDES) | Masyarakat | Pemerintahan desa dan masyarakat dapat menyusun perdes berbasis keunggulan dan karakteristik wilayah | · Terbentuknya PERDES di desa-desa | ||||||
4 | KECAMATAN DESA 1. 2. 3. dst | PEMBINAAN UMKM : Pembinaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) | Menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan masyarakat · Pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat · Magang/pencangkokan wirausahawan baru | Pelaku UMKM | · Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kewirausahaan · Menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berwirausaha · Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha · Terbentuk wirausahawan baru | · Jumlah kelompok UMKM bertambah · Pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha kecil-menengah bertambah · Muncul wirausahawan baru | 9 mhs | Ekonomi Manajemen = 2 mhs Ekonomi Akutansi = 2 mhs FISIP/Ilmu komunikasi = 1 mhs FISIP/Ilmu Sosiologi = 1 mhs FISIP/ Administrasi Bisnis = 1 Pertanian/ Agribisnis = 1 mhs Pertanian/Teknik Pertanian = 1 mhs | |
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM · Pelatihan manajemen UMKM · Pelatihan teknik promosi dan pemasaran · Pelatihan akuntansi sederhana untuk UMKM | Pelaku UMKM, lembaga keuangan mikro dan koperasi | · Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajerial dan pengelolaan UMKM · Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam melakukan promosi dan pemasaran · Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam pembukuan keuangan | · Sistem tata kelola UMKM berjalan baik · Volume pemasaran produk-produk yang dihasilkan UMKM meningkat · Sistem Pembukuan keuangan tersusun rapi | ||||||
Peningkatan kapasitas usaha UMKM · Pelatihan pembuatan proposal pengembangan usaha · Fasilitasi dan pendampingan akses terhadap sumber-sumber permodalan · Mediasi dan fasilitasi program pemerintah dan BUMN dalam pembinaan UMKM | Pelaku UMKM, lembaga keuangan mikro dan koperasi | · Meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha · Meningkatkan akses UMKM terhadap sumber-sumber permodalan · Meningkatkan sinergi program pemerintah dan BUMN agar lebih tepat sasaran dan berdaya guna | · Usaha yang dijalankan UMKM bertambah maju · Adanya pihak investor yang memberikan bantuan modal usaha · Terjalinnya kerjasama dengan pihak pemerintah dan BUMN | ||||||
Penguatan Lembaga Koperasi Desa: · Pelatihan manajemen · Pelatihan pembukuan secara sederhana · Pelatihan pengembangan wawasan bisnis | · Karyawan koperasi · Bagian keuangan · Manajer koperasi | · Melatih para karyawan tentang pengelolaan administrasi perusahaan / koperasi secara baik · Melatih karyawan bidang keuangan bagaimana cara-cara melakukan pembukuan secara baik dan benar. · Melatih dan mengasah para manajer agar mempunyai naluri bisnis secara tajam. | · Berkembangnya kemampuan manajerial bagi para manajer · Berkembangnya kemampuan pengelolaan keuangan . · Berkembangnya kemampuan naluri bisnis bagi para manajer | 10 mhs | |||||
· | |||||||||
· | |||||||||
5 | KECAMATAN ……………… DESA …………….. ……………. ………………… | PENDIDIKAN : Peningkatan Kualitas Pendidikan Peningkatan Kapasitas Sistem Pemerintahan Desa dan Tata Kelola Perdesaan : Revitalisasi Pertanian dalam rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Petani) : Penguatan Sains MIPA bagi Masyarakat Desa | · Pelatihan dan pendampingan kepemimpinan Kepala sekolah · Pelatihan dan pendampingan penyusunan RAPBS / RPS | Kepala sekolah, wakil kepala sekolah | · Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kepala sekolah tentang kepemimpinan pendidikan yang efektif · Meningkatkan pengetahuan kepala sekolah, wakil kepala sekolah dalam menyusun RAPBS | · Kepemimpinan kepala sekolah semakin efektif · Tersusunnya RAPBS di sekolah tersebut | 9 mhs | FKIP/Ilmu pendidikan = 2 mhs FKIP/Pendidikan Matematika =1 mhs FKIP/Pendidikan Bahasa Indonesia =1 mhs FKIP/Pendidikan Bahasa Inggris =1 mhs FKIP/Pendidikan Sejarah =1 mhs FKIP/Pendidikan Ekonomi =1 mhs FKIP/Pendidikan Fisika =1 mhs Ekonomi Manajemen = 1 mhs | |
· Pelatihan dan pendampingan manajemen sekolah · Pelatihan dan pendampingan PTK | Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru | · Meningkatkan kemampuan kepala sekolah dan wakilnya dalam mengelola sekolah supaya lebih efektif · Meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun PTK | · Manajemen sekolah lebih transparan · Masing-masing guru dapat menyusun PTK | ||||||
· Pelatihan metode Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) · Pendampingan peningkatan kompetensi guru (konten dan pedagogik) | Guru-guru | · Meningkatkan pemahaman guru tentang proses pembelajaran AIKEM · Meningkatkan kompetensi guru bidang studi yang terkait dengan penguasaan materi pelajaran dan pedagogik | · Sebagian besar guru dapat menerapkan metode pembelajaran secara AIKEM · Guru-guru dapat menguasai materi pelajarannya secara mendalam | ||||||
· Pelatihan manajemen kelas · Pendampingan perangkat pembelajaran (RPP, silabus, media pembelajaran) | Guru-guru | · Meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola kelas · Memberikan pemahaman kepada guru dalam menyusun perangkat pembelajaran | · Saat mengajar guru lebih menguasai kelas · Seluruh perangkat pembelajaran (RPP, silabus, dll) tersedia lengkap | ||||||
- Penyusunan Database Monografi dan Potensi Kampung - Pendampingan Perbaikan Sistem Administrasi bagi Kelembagaan tingkat Kampung - Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Peraturan Desa dan RPJM Desa - Penguatan Kelembagaan Pemerintahan Desa (BPD, PKK, RISMA, PSM dan Karang Taruna (Pemuda) - Pelatihan Sistem Komputerisasi Administrasi Pemerintahan Kampung - Penyuluhan Peningkatan Kesadaran Hukum | Aparat Desa dan Masyarakat | - Menyusun Database Monografi dan Potensi Kampung - Perbaikan Sistem Administrasi - Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Peraturan Desa dan RPJM Desa - Meningkatkan Kelembagaan Pemerintahan Desa - Membuat Sistem Komputerisasi Administrasi Pemerintahan Kampung - Peningkatan Kesadaran Hukum | · | 1. Ilmu Pemerintahan 2. Administrasi Negara 3. Hukum Adm. Negara 4. Ekonomi Pemb. 5. Ilmu Komputer | |||||
- Pemasyarakatan Pupuk Organik - Pemanfaatan Limbah Ternak untuk Menghasilkan Biogas - Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani - Analisis Diversifikasi Olahan Hasil Produk Pertanian - Penguatan Lembaga Keuangan Mikro Perdesaan (LKMP) - Perbaikan Gizi Masyarakat melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan - Pelatihan Peningkatan Sains MIPA bagi Masyarakat - Identifikasi dan Sosialisasi Tanaman Tradisional sebagai Potensi Obat - Pelatihan Teknik Penjernihan Air dengan Menggunakan Bahan Koral/Keramik - Pelatihan Manajemen dan Pengolahan Sampah - Sosialisasi Model Pembuangan Limbah Rumah Tangga - Sosialisasi Kesadaran Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lingkungan | Masyarakat Masyarakat | - Pemanfaatan Pupuk Organik - Menghasilkan Biogas - Peningkatan Kelembagaan Kelompok Tani - Peningkatan Diversifikasi Olahan Hasil Produk - Peningkatan Kemampuan Lembaga Keuangan Mikro Perdesaan (LKMP) - Memperbaiki Gizi Masyarakat - Peningkatan Sains MIPA bagi Masyarakat - Pemanfaatan Tanaman Tradisional sebagai Potensi Obat - Peningata kemampuan menjernihkan air - Pemanfaatan Pengolahan Sampah sehingga memiliki nilai ekonmis - Meningkatkan kebersihan lingkungan - Peningkaan dan perubahan perilaku Kesadaran Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lingkungan | · | 1. Agribisnis 2. Agroekoteknologi 3. Teknik Pertanian 4. THP 5. Produksi Ternak 6. Kehutanan 7. THP MIPA : 1. Biologi 2. Kimia 3. Fisika 4. Matematika | |||||
· |
0 komentar:
Posting Komentar